IHT Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan di SMKN 6 Manado

ksp

Manado – SMKN 6 Manado menggelar In House Training (IHT) Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang digelar pada, Selasa – Kamis (9-11/7/2024).

Kepala SMKN 6 Manado Altje Salele SPd MPd langsung menjadi pemateri pada hari pertama dan kedua, sedangkan untuk hari ketiga akan menghadirkan Pengawas Sekolah.

Dalam materinya pada Selasa (9/7/2024), Altje Salele mengungkapkan, Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 mengatur tentang penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP). Ini berfokus pada pengembangan kurikulum secara mandiri oleh setiap satuan pendidikan.

“Penyusunan KSP harus mempertimbangkan konteks lokal, potensi, kebutuhan peserta didik, serta visi dan misi satuan pendidikan,” tuturnya.

Dia memaparkan, proses penyusunan KSP melibatkan berbagai pihak, termasuk guru, kepala sekolah, dan komite sekolah, dengan tujuan untuk meningkatkan relevansi dan kualitas pendidikan. KSP yang disusun harus memuat komponen-komponen utama pendidikan.

“Kurikulum Satuan Pendidikan sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 ini memiliki beberapa komponen utama yang harus disertakan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, kompoten itu mencakup yang pertama Tujuan Pendidikan, yakni merumuskan Tujuan Pendidikan yang ingin dicapai sesuai dengan visi dan misi satuan pendidikan.

Komponen kedua adalah Struktur Kurikulum. Ini mencakup menyusun mata pelajaran dan alokasi waktu per minggu, serta mempertimbangkan muatan lokal yang relevan dengan kebutuhan dan potensi daerah.

“Ketiga adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP. Dalam komponen ini menyusun rencana pembelajaran untuk setiap mata pelajaran, serta menyertakan metode dan strategi pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik,” papar Altje Salele.

Selanjutnya komponen keempat adalah Standar Kompetensi Lulusan atau SKL. Pada komponen ini, ditetapkan kompetensi yang harus dimiliki oleh peserta didik setelah menyelesaikan pendidikan di satuan pendidikan tersebut.

“Komponen kelima adalah Kalender Pendidikan. Kita menyusun kalender pendidikan yang memuat jadwal kegiatan belajar mengajar, ujian, dan kegiatan ekstrakurikuler,” ujarnya.

Komponen keenam yakni Penilaian dan Evaluasi. Pada komponen ini dirancang sistem penilaian yang mencakup penilaian proses dan hasil belajar. Selain itu juga menyertakan mekanisme umpan balik untuk perbaikan proses pembelajaran.

“Untuk komponen ketujuh adalah Pengembangan Diri, dengan menyusun program-program pengembangan diri untuk peserta didik yang meliputi kegiatan ekstrakurikuler dan layanan bimbingan konseling,” papar dia.

Dia memaparkan, untuk komponen kedelapan adalah Sumber Daya Pendidikan, yaitu menyediakan dan mengelola sumber daya, baik manusia maupun material, yang mendukung implementasi kurikulum.

“Dengan komponen-komponen ini, KSP diharapkan dapat memberikan panduan yang jelas dan komprehensif untuk pelaksanaan pendidikan di setiap satuan pendidikan, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan lokal,” tutur Altje Salele.

Dia mengatakan, dengan dimulainya IHT Penyusunan KSP ini, maka SMKN 6 Manado langsung mengubah Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan menjadi KSP, berdasarkan Permendikburristek Nomor 12 tahun 2024 dalam kegiatan IHT, dan langsung melaksanakan di tahun pelajaran baru 2024/2025.

Menariknya, di akhir kegiatan IHT hari pertama, Selasa (9/7/2024), Altje Salele langsung memberikan tugas untuk para peserta yang terdiri dan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, sesuai dengan tupoksi masing-masing. Tugas ini akan dikumpulkan pada, Rabu (10/7/2024), sebelum menerima materi selanjutnya tentang Komunitas Belajar atau Kombel. (***)

Pos Terkait